.....

Sunday, 4 July 2010

_UJUNG PELANGI jilid 2_



Maaf..

Aku harus menyapamu (lagi)

disaat yg tidak tepat

bila dada rasa sesak oleh hasrat


(masih kau)
di ujung pelangi..

tentang perasaanku kepadamu

tentang bias yg tg tak sempat jadi pelangi

atau langit mendung yang masih menyimpan titik-titik air

sebelum menjadi hujan..

AKU selalu menunggumu di sana

menunggu kau mengajarkan arti setiap warna

dalam spektrumnya

setidaknya sampai AKU lelah

atau mungkin KAU yg takkan pernah berada dsana..

Ya...
mestinya KITA akhiri saja

karena sungguh AKU tidak bisa memulai sesuatu

yang tidak bisa KITA akhiri

begitu juga dengan perasaan ini

tak semestinya kita biarkan terus tumbuh

meski KAU dan AKU

masih terus berusaha untuk MEMBUNUHNYA!!!

2 comments:

  1. dalem bgtt.......

    tp lebih mirip cerita..
    coba pke kata2 yg "lebih"

    ReplyDelete
  2. hehee.. knp ya rata2 penulis tu cengeng.. tp selalu saja bikin terhanyut.. contohnya ini..

    ka.. Salah klo kita anggap dirita ga berbakat dalam menulis.. bohongki klo kita anggap dirita ga bisa Nulis.. ni bukan kata2 lebay atopun penyemangat.. tp.. ni ungkapan kenyataan yg terlihat dari mata..so Nice .. ^_^ sederhana tp Mantab..

    ReplyDelete